Tahap Pembangunan Plasa Simpanglima
Pembangunan Plasa Simpanglima (awalnya bernama Plaza Simpang Lima) dilakukan dalam dua fase besar, masing-masing berdiri di atas lahan berbeda yang berdekatan di kawasan Simpang Lima. Proyek pembangunan dirancang oleh tim arsitek dari Pola Dwipa dan Tripanoto Sri Konsultan, dan dibangun oleh Jaya Konstruksi dan Sarana Dwipa.
TAHAP I : Plasa Simpang Lima I (Gedung Utama)
"Tahap ini berfokus pada pembangunan inti pusat perbelanjaan di lahan bekas Wisma Pancasila. Dibangun pada tahun 1988 dan resmi beroperasi pada 31 Maret 1990. Terdiri dari Lantai Dasar s/d Lantai 7 dan tambahan bangunan Tower sampai dengan Lantai 11. Gedung Tahap I memiliki ciri khas desain berjenjang dengan fasad yang didominasi oleh kaca gelap, mencerminkan gaya arsitektur mal modern era akhir 80-an dan awal 90-an. Peresmian Tahap I menjadikan Plasa Simpanglima sebagai mal modern pertama yang memiliki department store besar di Semarang, menandai era baru pusat perbelanjaan di kota tersebut."
TAHAP II: Plasa Simpang Lima II (Perluasan dan Hotel)
"Tahap ini merupakan ekspansi, dibangun di lahan yang terletak di sebelah timur Gedung Tahap I, dulunya merupakan Kantor Departemen Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi (Depparpostel) yang mulai dibangun tahun 1998 dan beroperasi mulai tahun 2000. Terdiri dari Lantai 1 hingga 4 sebagai kawasan pertokoan. Bangunan selebihnya menjadi hotel (Hotel Horison, kini Grand Arkenso Park View).
Pada tahun 2005, dibangun jembatan fungsional terpadu yang menghubungkan Plasa Simpanglima dengan Mall Ciputra (yang juga berada di kawasan Simpang Lima) dan beroperasi mulai tahun 2006.